Pengaruh Larutan Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia cattapa) dengan Dosis Berbeda terhadap Penetasan Telur Ikan Patin Strain Pustina (Pangasionodon hypophthalmus)

Authors

  • Shecy Gabrilea L. Tobing Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau Author
  • Netti Aryani Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau Author
  • Nuraini Nuraini Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.31258/

Keywords:

Larutan ekstrak daun ketapang, Strain pustina, Daya rekat, Angka penetasan

Abstract

Ikan patin strain pustina merupakan ikan yang dihasilkan berdasarkan varietas baru pada tahun 2009 dengan strain pertumbuhan cepat. Salah satu komoditas unggulan yang digemari masyarakat karena bernilai ekonomis dan kaya kandungan protein. Tingginya permintaan mempengaruhi usaha budidaya ikan patin, sehingga dibutuhkan benih yang berkualitas, pertumbuhan cepat, dan tahan terhadap penyakit. Daya rekat telur yang dimiliki menjadi faktor kegagalan dalam usaha budidaya, maka dilakukan perendaman telur menggunakan larutan penghilang daya rekat yaitu larutan ekstrak daun ketapang, karena efektif dari bahan lain, mudah didapat dan bernilai ekonomis. Penelitian dilaksanakan April 2025 di Laboratorium Pembenihan dan Pemuliaan Ikan, Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh penggunaan larutan ekstrak daun ketapang dengan dosis berbeda terhadap penetasan telur ikan patin strain pustina, serta mendapatkan dosis yang optimal. Metode yang digunakan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 (Kontrol), P1 (1 mL), P2 (2,5 mL), dan P3 (5 mL) dengan Larutan Ekstrak Daun Ketapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur ikan patin strain pustina pada larutan ektrak daun ketapang dengan dosis bebeda selama 15 menit menghasilkan perlakuan terbaik pada P3 (larutan ekstrak daun ketapang 5 mL) dengan daya rekat telur yang tidak menempel 88,26 %, angka pembuahan telur 92,40 %, angka penetasan telur 78,31 %, dan kelulushidupan larva 96,25 %. Perkembangan embriogenesis, telur menetas pada waktu 24 jam 06 menit.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-kautsar, M.R. (2013). Penggunaan Larutan Teh Sebagai Penurun Daya Rekat Telur Ikan Komet. Universitas Padjajaran. Bandung

Anggraini, Y., Syahrizal, S., & Arifin, M, Y. (2017). Pengaruh Tumbuhan Azolla (Azolla microphylla) terhadap Kelangsungan Hidup Ikan Patin (Pangasionodon hypophthalmus). Jurnal Akuakultus Sungai dan Danau. 2(2): 58 – 64.

Fendy, T.P., & Haryanto, M.S. (2021). Pengaruh Waktu Maserasi dan Konsentrasi Pelarut pada Proses Perendaman Daun Ketapang (Terminalia cattapa) terhadap Pewarnaan. Simposium Nasional RAPI XX.

Ladyescha, G., Rudi, A.G., & Budi, D. (2015). Uji Efektivitas Ekstrak Cair Daun Ketapang (Terminalia cattapa) sebagai Antibakteri terhadap Ikan Cupang (Betta sp). Prosiding Seminar Sains dan Teknologi FMIPA Unmul, Periode September 2015, Samarinda: Indonesia.

Maryeni, S., & Ella, F. (2023). Teknik Pemijahan Ikan Patin Siam (Pangasius hypophthalmus) Pustina di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. SEMAH : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan, 7(2) : 85-100.

Melanisia, D., Salnida, Y.L., & Bagus, D.H.S. (2023). Pemanfaatan Bubuk Daun Ketapang (Terminalia cattapa) untuk Meningkatkan Daya Tetas Telur Ikan Cupang (Betta sp.). Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan, 7(1): 11 – 21.

Mustofa, A., Hastuti, S., & Rachmawati, D. (2018). Pengaruh Periode Pemuasaan terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Mas (Cyprinus carpio). Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 17(2): 18- 27.

Pratiwi, F.R., Prayitno, S.B., & Nugroho, R.A. (2020). Pengaruh Perendaman Larutan Teh Hijau (Camellia sinensis) terhadap Derajat Pembuahan dan Perkembangan Embrio Ikan Patin (Pangasius Pangasius). Jurnal Sains Akuakultur Tropis, 4(1) : 171 – 178.

Rahmadiah, T., Pangentasari, D., Puspita, B., & Rolin, F. (2025). Kinerja Reproduksi Ikan Patin (Pangasionodon hypophthalmus) Strain Pustina pada Pemijahan secara Buatan di BPBAT Sungai Gelam Jambi. Mantis Journal of Fisheries, 2(1): 33 – 40.

Sitinjak, L., Purba, S.Y.H., & Caniago, D.Y. (2020). Pengaruh Suhu terhadap Daya Tetas Telur Ikan Patin Siam (Pangasius hypophthalmus). Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan, 76- 79.

Supryady., Kurniaji, A., Syahrir, M., Budiyati., & Hikmah, N. (2021). Derajat Pembuahan dan Penetasan Telur, Pertumbuhan dan Kelangsung Hidupan Larva Ikan Kakap Putih (Lates calcalifer). Jurnal Salamata, 3(1):7-12.

Tama, H, R., Basuki, F., & Yuniarti, T. (2022). Efek Pemberian Ethinylestradiol Dosis Berbeda terhadap Performa Reproduksi Induk lele (Clarias gariepinus Burchell) Betina. Jurnal Sains Akuakultur Tropis, 6(2) : 292 - 302.

Triwardani, A., Basuki, S., & Hastuti, S. (2022). Pengaruh Perendalam Telur Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) dalam Larutan Daun Ketapang (Terminalia cattapa) terhadap Daya Tetas. Jurnal Sains Akuakultus Tropis, 6(1): 226 – 235.

Zarqa, U.R., Oktamalia, O., Martudi, S., Hamron, N., & Novitasari, H. (2023). Pengaruh Pemberian Larutan Daun Ketapang (Terminalia cattapa) terhadap Daya Tetas Telur Ikan Lele Sangkuriang (Clarias sp). Jurnal Saintifik (Multi Science Journal), 21(1) : 11 – 16

Downloads

Published

2026-03-15

Issue

Section

Articles