Pengaruh Pemberian Fitohormon 6-Benzil Amino Purin (BAP) dengan Dosis Berbeda terhadap Kepadatan Mikroalga Chlorella sp.
DOI:
https://doi.org/10.31258/Keywords:
Chlorella sp, Kepadatan, 6-Benzil Amino Purin, Mikroalga, FitohormonAbstract
Fitohormon 6-Benzil Amino Purin (BAP) adalah hormon tanaman yang dapat mendukung, menghambat, dan merubah proses fisiologi tanaman termasuk mikroalga. 6-Benzil Amino Purin (BAP) memiliki kadar nitrogen yang tinggi sehingga dapat meningkatkan pembelahan sel pada mikroalga. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Fitohormon 6-Benzil Amino Purin (BAP) terhadap kepadatan dan biomassa Chlorella sp. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sistem Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dianalisis menggunakan One Way ANOVA. Perlakuan terdiri dari 3 dosis Fitohormon 6-Benzil Amino Purin (BAP) berbeda yaitu dosis A (1 mL), B (2 mL), dan C (3 mL). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Perlakuan B dengan dosis Fitohormon 6-Benzil Amino Purin (BAP) 2 mL memiliki kepadatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya yaitu 3504×104 sel/ mL. Perlakuan A dengan dosis Fitohormon 6-Benzil Amino Purin (BAP) 1 mL mencapai kepadatan tertinggi yaitu 3236×104 sel/ mL, perlakuan C dengan dosis Fitohormon 6-Benzil Amino Purin (BAP) 3 mL mencapai kepadatan tertinggi yaitu 2906×104 sel/ mL dan sebagai pembanding perlakuan Kontrol mencapai kepadatan tertinggi yaitu 1208×104 sel/ mL. Hal ini menunjukkan bahwa dengan masa kultur selama 11 hari, 6-BAP berpengaruh signifikan terhadap kepadatan sel mikroalga Chlorella sp. (P < 0,05), dan peningkatan kepadatan paling efektif ditemukan pada perlakuan B (2 mL).
Downloads
References
Chamidah, A., Ahmad, M.G., Arisandi, D., Taufiq, M., & Novita, A. (2025). Chlorella vulgaris Mikroalga Kecil Berpotensi Besar. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Erlangga, E., Zulfikar, Z., & Anggi, M. (2018). Pengaruh Kombinasi Fitohormon dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) untuk Meningkatkan Pertumbuhan Chlorella sp. Berkala Perikanan Terubuk, 46(2): 80-88.
Indriana, N., Wa, I., Muhammad, I., Ruslaini, R., La, O.B.A., & La, O.M.A. (2020). Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Lemna (Lemna minor) yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Mikroalga Chlorella vulgaris. Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan, 5(1): 1–12.
Isnansetyo, A., & Kurniastuty, E. (1995). Teknik Kultur Phytoplankton dan Zooplankton. Pakan Alami untuk Pembenihan Organisme Laut. Kanisius. Yogyakarta.
Istini, I. (2020). Pemanfaatan Plastik Polipropilen Standing Pouch sebagai Salah Satu Kemasan Sterilisasi Peralatan Laboratorium. Indonesian Journal of Laboratory, 2(3): 41-46.
Joko, P. (2016). Pola Pertumbuhan dan Pemanenan Biomassa dalam Fotobioreaktor Mikroalga untuk Penangkapan Karbon. Jurnal Teknologi Lingkungan, 17(1): 45-52.
Martínez, R.G. (2016). Microalgae Harvesting in Wastewater Treatment Plants: Application of Natural Techniques for an Efficient Flocculation. Environmental Engineering; Universitat Politécnica de Catalunya Bargelonatech.
Sari, R.M., Ngabekti, S., & Martin F.P.H.B. (2013). Keanekaragaman Fitoplankton di Aliran Sumber Air P Condrodimuko Gendongsongo Kabupaten Semarang. Jurnal, Unnes Journal of Life Science, 1(2): 2252-6277.
Setyowardani, D., Sa’adah, N., & Wijaya, N.I. (2021). Analisis Kesuburan Perairan berdasarkan Kelimpahan Fitoplankton di Muara Sungai Porong, Sidoarjo. Jurnal Riset Kelautan Tropis, 3(1): 24-33.
Tamalonggehe, J., Kemer, K., Paransa, D.S.A.J., Mantiri, D.M., Kawung, N.J., Undap, S.L. (2020). Efek Senyawa Timbal Asetat terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Pigmen Klorofil Mikroalga Dunaliella sp. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 8(2): 1-10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Angelia Zefani Fabiola, Eddiwan Eddiwan, Efawani Efawani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



