Biologi Reproduksi Ikan Tuakang (Helostoma temminckii) di Danau Sepuncung Desa Rantau Baru, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, Indonesia

Authors

  • Hiskia Sinaga Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau Author
  • Ridwan Manda Putra Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau Author
  • Isma Mulyani Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.31258/

Keywords:

Helostoma temminckii, Sex Ratio, Tingkat Kematangan Gonad, Fekunditas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aspek biologi pada ikan tuakang (Helostoma temminckii) yang meliputi seksualitas, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kematangan gonad (IKG), diameter telur dan fekunditas ikan Tuakang di Danau Sepuncung Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelelawan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2024. Pengambilan sampel ikan tuakang dilakukan sebanyak 4 kali dengan jarak interval waktu 2 minggu sekali. Metode yang digunakan adalah metode survei. Parameter yang diukur adalah nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad, fekunditas, diameter telur dan kualitas air. Hasil penelitian menujukan bahwa ikan tuakang yang ditangkap sebanyak 126 ekor yang terdiri dari 57 ekor jantan dan 69 ekor betina (nisbah kelamin 1:1,2). Tingkat kematangan gonad berkisar I, II, III dan IV. Ikan betina yang matang gonad berjumlah 35 ekor. Fekunditas terkecil ditemukan pada ikan dengan 44.040 butir dan fekunditas terbesar di temukan pada ikan dengan 137.322   butir. Diameter telur ikan tuakang berkisar 0,26–0,33 mm pada TKG IV. Pengukuran parameter kualitas air didapatkan hasil sebagai berikut: suhu 29-30°C, kecerahan 41,9- 44,6, pH 6, oksigen terlarut 4,26-4,71, karbondioksida bebas 9,98-11,68.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansyari, P.S. (2022). Telaahan Aspek Reproduksi Ikan Tambakan (Helostoma teminckii) di Perairan Rawa Monoton Danau Panggang. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah. 7(2), 86-94.

Effendie, M.I. (2002). Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta. 163 hlm.

Effendie, M.I. (2006). Metode Biologi Perikanan. Yayasan Dwi Sri. Bogor. 112 hlm.

Gustiano, R., Kusmini, I.I., & Ath-Thar, M.H.F. (2015). Mengenal Sumber Daya Genetik Ikan Spesifik Lokal Air Tawar Indonesia Untuk Pengembangan budidaya. IPB Press. Bogor. 51 hlm.

Jihad, S.S. (2014). Aspek Biologi Reproduksi Ikan Terubuk (Tenualosa ilisha) di Daerah Aliran Sungai Barumun Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatra Utara. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau.

Putra, R.M. (2022). Penuntun Praktikum Biologi Perairan. Universitas Riau. Pekanbaru.

Unus, F., & Omar, S.B.A. (2010). Analisis Fekunditas dan Diameter Telur Ikan Malalugis Biru Decapterus macarellus Cuvier, 1833 di Perairan Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan, 20(1): 37-43.

Yulesti, A., Ekwarso, H., & Taryono, T. (2017). Analisis Kelayakan Danau Tajwid (Kajuid) Sebagai Objek Wisata di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan. Universitas Riau.

Downloads

Published

2026-04-06

Issue

Section

Articles