Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Padat Ikan Patin Terhadap Biomassa Azolla microphylla pada Pemeliharaan Ikan Betok (Anabas testudineus) Media Air Gambut
DOI:
https://doi.org/10.31258/Keywords:
Pupuk organik cair, limbah ikan patin, Azolla microphylla, ikan betok, air gambutAbstract
Pemanfaatan limbah padat ikan patin sebagai pupuk organik cair (POC) merupakan upaya untuk meningkatkan ketersediaan nutrien pada media air gambut yang secara alami bersifat asam dan miskin unsur hara. Kondisi ini sering membatasi pertumbuhan tanaman air serta produktivitas budidaya ikan, termasuk ikan betok (Anabas testudineus). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dan menentukan dosis optimal POC limbah padat ikan patin terhadap biomassa Azolla microphylla serta pertumbuhan ikan betok pada media air gambut. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei–Juni 2025 di Hatchery, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Kegiatan pemeliharaan ikan dilakukan di fasilitas Hatchery menggunakan akuarium sebagai wadah pemeliharaan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas lima perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (1,5 ml/L), P2 (2 ml/L), P3 (2,5 ml/L), dan P4 (3 ml/L), masing-masing tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik diperoleh pada P3 dengan bobot A. microphylla 12,83 g, LPS 3,41%, bobot ikan 3,76 g, dan panjang 3,23 cm. Sedangkan tingkat kelulushidupan ikan pada seluruh perlakuan mencapai 100%. Parameter kualitas air berada dalam kisaran yang mendukung organisme akuatik, yaitu suhu 27–28 °C, pH 4,8–4,9, TDS 108,2–135,2 ppm, DO 4,35–5,86 mg/L, Kecerahan 6,85–9,78 cm serta orthofosfat 1,0351–4,0947 mg/L, nitrat 0,5583–3,0114 mg/L, dan amoniak 0,0264–0,6681mg/L yang cenderung menurun seiring pemanfaatan nutrien oleh A. microphylla. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa POC limbah padat ikan patin efektif meningkatkan biomassa A. microphylla, menstabilkan kualitas air, dan mendukung pertumbuhan ikan betok, dengan dosis optimal pada P3 yaitu 2,5 ml/L.
Downloads
References
Aditya, S., Suparmi, S., & Edison, E. (2015). Study of Manufacture Solid Organic Fertilizer from Fisheries Waste. Journal of Fisheries, 2(2): 1–11
Aprilliyanti, S., Soeprobowati, T.R., & Ambeng, A. (2016). Hubungan Kelimpahan Chlorella sp dengan Kualitas Lingkungan Perairan pada Skala Semi Masal di BBBPBAP Jepara. Jurnal Ilmu Lingkungan, 14(2): 77-78.
Asyari, A. (2007). Pentingnya Labirin Bagi Ikan Rawa. Jurnal Bawal: Widya Riset Perikanan Tangkap, 1(5): 161-167.
Carlozzi, P., & Padovani, G. (2016). Azolla-Anabaena as a Biofilter for Ammonia Removal from Wastewater. Environmental Science and Pollution Research, 23(3): 2554–2563.
Chakraborty, R., Banerjee, A., & Nath, D. (2025). The Potential of Azolla microphylla in Improving Water Quality in Freshwater Aquaculture. Aquatic Botany, 182: 103683.
Dismayanti, S., Hasibuan, S., & Syafriadiman, S. (2024). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) sebagai Media Kultur Nannochloropsis sp. Ilmu Perairan (Aquatic Science), 12(2): 178-186.
Dwiningtias, A., Syafriadiman, S., & Hasibuan, S. (2022). Efek Biomassa Azolla microphylla terhadap Parameter Fisika Air Gambut pada Media Pemeliharaan Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus). Jurnal Akuakultur Sebatin, 3(1): 93-103.
Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Perairan. PT Kanisius. Yogyakarta. 276 hlm.
Fitrani, M., & Jubaedah, D. (2011). Ekologi Ikan Betok (Anabas testudineus) di Perairan Rawa Banjiran Indralaya. Jurnal Agria, 7(1), 33–39.
Hanafie, N., Salam, A., & Samad, M. (2023). Growth Performance and Survival of Climbing Perch Raised in Conventional and Biofloc System. Asian Journal of Fisheries and Aquatic Research, 21(3): 55–63.
Hendrawati, T.H. Prihadi, P., & Rohmah, N.N. (2007). Analisis Kadar Phosfat dan N-Nitrogen (Amonia, Nitrat, Nitrit) pada Air Tawar Akibat Rembesan Lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Jurnal Valensi, 1(3): 135 – 143.
Hidayat, B. (2022). Biochar dan Azolla: Pengaruhnya terhadap Sifat Kimia Tanah, Kandungan Timbal, dan Pertumbuhan Padi. Jurnal Agroekoteknologi, 10(2): 123-130.
Huwoyon, G.H., & Gustiano, R. (2013). Peningkatan Produktivitas Budidaya Ikan di Lahan Gambut Gleni Hasan Huwoyon dan Rudhy Gustiano. Media Akuakultur, 8(1): 13-22
Istighfarini, S.A.E. (2017). Pengaruh Massa dan Ukuran Partikel Adsorben Sabut Kelapa terhadap Efisiensi Penyisihan Fe pada Air Gambut. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.
Kamaluddin. H. (2019). Pengaruh Bahan dan Dosis Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Biomassa Azolla microphylla. Fakultas Pertanian. Universitas Jenderal Soedirman.
Kinanti, A. D., Hasibuan, S., & Darfia, N.E. (2024). Penggunaan Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) untuk Pertumbuhan Chlorella Sp. dan Azolla microphylla pada Media Pemeliharaan Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Ilmu Perairan (Aquatic Science), 12(2): 284-291.
Kordi, M.G.K. (2007). Pengelolaan Kualitas Air dalam Budidaya Perairan. Rineka Cipta. Jakarta. 208 hlm.
Kristin, E.N., Syafriadiman, S., & Hasibuan, S. Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) sebagai Media Kultur Tetraselmis chuii. Ilmu Perairan (Aquatic Science), 12(2): 201-210.
Kurniawati, D., Rahayu, Y.S., & Fitrihidajati, H. (2018). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dari Limbah Organ dalam Ikan terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Alternanthera ficoides). Jurnal LenteraBio, 7(1): 50.
Lestari, Y.I., Mardhia, D., Syafikri, D., Kautsari, N., & Ahdiansyah, Y. (2020). Analisis Kualitas Perairan untuk Budidaya Ikan Air Tawar di Bendungan Batu Bulan. Indonesian Journal of Applied Science and Technology, 1(4): 126-133.
Majed, A., Ahmad, M., Choi, Y., & Kim, J. (2021). Nutrient Removal from Domestic Wastewater: A Comprehensive Review on Conventional and Advanced Technologies. Science of the Total Environment, 798, 149360.
Marpaung, A.A.P.N., Syafriadiman, S., & Hasibuan, S. (2020). Pengaruh Campuran Pupuk Hayati terhadap Peningkatan Nitrat pada Media Air Gambut. JOM UNRI.
Marwah, A. (2001). Kualitas Air untuk Budidaya Perikanan. Rineka Cipta. Jakarta. 204 hlm.
Melita, S., Suryani, E., & Suryanto, S. (2018). Pengaruh Tepung Azolla microphylla Terfermentasi dalam Pakan terhadap Penggunaan Protein pada Ayam Kampung Persilangan. Jurnal Peternakan Indonesia, 20(1): 814.
Muchlisin, Z.A., Wibowo, D.H., & Suryaningrum, N. (2016). Pertumbuhan Panjang Mutlak Ikan Betok dalam Pemeliharaan. Jurnal Ilmu Perikanan, 14(3): 45-52.
Nasution, F. (2002). Pengaruh Frekuensi Pemberian Tubifex sp. terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Gabus (Channa striata Bloch). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.
Pamukas, R., Syafriadiman, S., & Syawal, H. (2017). Peningkatan Produktivitas Kolam Lahan Gambut melalui Teknik Biofertilizer dan Bakteri Azotobacter sp. Serta Lumbricus rubellus sebagai Organisme Dekomposer. Berkala Perikanan Terubuk, 45(3): 98-111.
Peraturan Pemerintah. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Prasetya, A.B., Suriansyah, S., & Rosita, H.B. (2016). Pertumbuhan Larva Ikan Betok (Anabas testudineus Bloch) dengan Pemberian Pakan Alami. Jurnal Ilmu Hewani Tropika, 5(2): 88–94.
Rahmi, E., Suwardi, S., & Sumawinata, B. (2019). Characterization of Humic Substance Extracted from Andisols, Spodosols, Peat, and Lignite. SAINS TANAH – Journal of Soil Science and Agroclimatology, 16(2): 95-105.
Rais, A. (2017). Rancang Bangun Alat Pengolahan Air Gambut dengan Sistem Filtrasi untuk Budidaya Perikanan. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 5(1).
Reddy, K.R., & Delaune, R.D. (2008). Biogeochemistry of Wetlands: Science and Applications. CRC Press. 10(2): 43-67.
Sari, A.I., Fitrani, M., & Taqwa, F.H. (2024). Optimalisasi padat tebar ikan betok (Anabas testudineus) dalam air limbah budidaya lele (Clarias sp.): Studi tentang efisiensi pertumbuhan dan pengelolaan limbah. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 12(2).
Setiawan, A., Helmizuryani, H., & Muslimin, B. (2014). Analisis Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Betok (Anabas testudineus) terhadap Padat Tebar yang Berbeda. Fisheries: Jurnal Perikanan dan Kelautan, 3(1): 11–16.
Steel, R.G., Sumantri, B., & Torrie, J.H. (1993). Prinsip dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan Biometrik. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 748 hlm.
Sudadi, S., & Suryono, S. (2018). Pemanfaatan Azolla sebagai Sumber Pakan pada Budidaya Sistem Ganda Azolla-Lele. Journal of Sustainable Agriculture, 31(2): 114.
Syahrizal, M., Hidayat, T., & Pratama, M. (2015). Pemanfaatan Azolla microphylla sebagai Pupuk Hijau dalam Pertanian. Jurnal Ilmu Tanah, 20(2): 123-130.
Syam, D.A.S., Syafriadiman, S., & Hasibuan, S. (2024). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) terhadap Pertumbuhan Azolla microphylla pada Media Air Gambut. Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science), 12(1): 140-149.
Tanti, N., Nurjannah, N., & Kalla, R. (2019). Pembuatan Pupuk Organik Cair dengan cara Aerob. (ILTEK) Ilmu Pengetahuan dan Teknlologi, 14(2): 2053-2058.
Torang, I. (2013). Pertumbuhan Benih Ikan Betok (Anabas testudineus Bloch) dengan Pemberian Pakan Tambahan Berupa Maggot. Jurnal Ilmu Hewani Tropika, 2(1).
Wardana, A.S., Hasibuan, S., & Syafriadiman, S. (2024). Efektivitas Pemberian Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Patin Terhadap Biomassa Azolla microphylla pada Media Pemeliharaan Ikan Nila. Jurnal Riset Akuakultur, 18(3), 165-172.
Weber-Scannell, P.K., & Duffy, L.K. (2007). Pengaruh Total Padatan Terlarut (TDS) terhadap Organisme Akuatik: Tinjauan Literatur dan Rekomendasi untuk Spesies Salmonid. American Journal of Environmental Sciences, 3(1): 1–6.
Wetzel, R.G. (2001). Limnology: Lake and River Ecosystems (3rd ed.). Academic Press.
Widhiastuti, E. (2024). Aplikasi Probiotik dalam Sistem Akuaponik terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Betok (Anabas testudineus). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.
Widyastuti, E., Sutrisno, S., & Aryani, I. (2016). Peran Azolla microphylla dalam Menurunkan Kandungan Nitrat dan Fosfat di Perairan. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 7(1): 45–51.
Yule, C. M. (2008). Leaf Litter Decomposition in a Tropical Peat Swamp Forest in Peninsular Malaysia. Mitigation and Adaptation Strategies for Global Change, 13(1): 105–121.
Yunita, R., Cahyono, J.N., & Aprilia, V. (2024). Mengenal Ikan Betok (A. testudineus) Ikan Air Tawar Kalimantan. Sketsa Media, 10(3):96-104.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dionisia Octavina Satiti S, Saberina Hasibuan, Rodhi Firmansyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



